Oleh Agus Budiono
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Di aneka macam bank banyak sekali jasa-jasa yang di tawarkan, baik bank syari’ah maupun bank konvensional. Diantara produk-produk yang di tawarkan ibarat pembiayaan di bank syari’ah dan kredit di bank konvensional.
Pembiayaan atau kredit yang di tawarkan oleh bank itu bisa di sanggup apabila sudah memenuhi persyaratan yang sudah di tentukan oleh setiap bank. Sesudah para nasabah memenuhi tiruana persyaratan dan para pihak bank juga sudah mempersembahkan keputusan bahwa layak untuk di biayai maka proses pencairan pun dilaksanakan.
Saat pembiayaan dicairkan kepada anggota, ketika itu juga resiko akan muncul lantaran tidak tiruana anggota tepat dalam membayar angsuran.
Dari sini kami selaku pemakalah akan membuktikan sedikit terkena pembiayaan bermasalah dan apa saja yang bersangkutan dengan pembiayaan bermasalah.
1.2. RUMUSAN MASALAH
a. Pengertian pembiayaan bermasalah?
b. Gejala-gejala
c. Faktor internal dan eksternal
d. Teknik pencegahannya
1.3. TUJUAN
a. Mengetahui Pengertian pembiayaan bermasalah.
b. Mengetahui Gejala-gejala
c. Mengetahui Faktor internal dan eksternal
d. Mengetahui Teknik pencegahannya
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH
Ada beberapa arti dalam pembiayaan bermasalah di antaranya:
1. Pembiayaan yang tidak lancar
2. Pembiayaan dimana debiturnya tidak memenuhi persyaratan yang dijanjikan.
3. Pembiayaan yang tidak menepati jadwal angsuran
4. Pembiayaan yang mempunyai potensi merugikan BMT
5. Pembiayaan yang mempunyai potensi menunggak dalam satu waktu tertentu
Yang dimaksud lancar ialah Tidak terdapat tunggakan angsuran pokok, kalau pun ada tunggakan angsuran pokok tetapi tidak melampaui satu bulan. Ada lagi Kurang Lancar maksudnya Terdapat tunggakan angsuran pokok yang melampaui satu bulan tetapi belum melampaui dua bulan. Ada juga Macet maksudnya belum ada pelunasan dan penyelesaiannya diserahkan kepada pihak lain.
B. Gejala-gejala pembiayaan bermasalah
1. Pembayaran angsuran tersendat-sendat
2. Sering meminta penundaan pembayaran
3. Terjadi penyimpangan penerapan pembiayaan
4. Mengajukan penambahan pembiayaan
5. Mengajukan perpantidakboleh pembiayaan
6. Sering menghindar ketika penagihan
7. Adanya dukungan ke pihak lain
C. Faktor internal dan eksternal
1. Faktor Internal BMT
Lemah dalam analisa pembiayaan.
a. Data kurang akurat
b. Pembiayaan terlalu sedikit
c. Pembiayaan terlalu banyak
d. Jangka waktu terlalu lama
e. Jangka waktu terlalu pendek
Kelemahan dalam dokumen; data terkena pembiayaan anggota tidak terdokumentasikan dengan baik, pengawasan atas fisik dokumen kurang.
Kelemahan dalam Supervisi Pembiayaan.
a. Pengawasan kurang rutin
b. Tindakan pencegahan kurang dini
c. Anggota terlalu banyak
d. Anggota terpencar domisilinya
Kecerobohan Petugas Lapangan
a. Terlalu bernafsu memperoleh laba
b. Terlalu kompromistis
c. Tidak memiliki kebijakan yg matang
d. Terlalu percaya dan menggampangkan masalah
e. Tidak mampu menyaring resiko bisnis
f. Kurang proaktif dan terlalu reaktif
Kelemahan Kebijakan Pembiayaan
a. Prosedur terlalu berbelit, sampai putusan pembiayaan tidak tepat waktu
b. Prosedur terlalu longgar
c. Tidak ada mekanisme baku/standar
d. Tak ada funish dan Reward bagi petugas
Kelemahan dalam Jaminan
Kelemahan SDM
a. Tak adanya petugas khusus
b. Pendidikan, Pengalaman terbatas
c. Kurangnya tenaga jago hokum
Kelemahan Teknologi
Kecurangan Petugas
a. Kepentingan pribadi
· untuk perjuangan pribadi
· mendapat penggalan dari anggota
· berpinjaman budi pada anggota
Disiplin terhadap penerapan kebijakan sangat lemah
2. Faktor Internal Anggota
Kelemahan Karakter
Kelemahan Kemampuan
Musibah
Penyimpangan penerapan dana
Sengketa keluarga
Terlibat banyak pinjaman
3. Faktor Eksternal
Situasi Ekonomi nasional & Global
Situasi Politik
Situasa alam
D. Teknik pencegahan
1. Sempurnakan sistem dan prosedur
2. Hindari Subjektivitas
3. Miliki prinsip (Kode Etik)
4. Miliki harga diri & kehormatan
5. Lengkapi Dokumen sebelum realisasi
6. Awasi pencairan pembiayaan
7. Lakukan Pengawasan
8. Kuatkan Iman
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Pengertian Pembiayaan Bermasalah Pembiayaan yang tidak lancer atau debiturnya tidak memenuhi persyaratan yang dijanjikan.
2. Gejala-gejala yang disebabkan oleh pembiayaan bermasalah
a. Pembayaran angsuran tersendat-sendat
b. Sering meminta penundaan pembayaran
c. Terjadi penyimpangan penerapan pembiayaan
d. Dan lain-lain
3. Faktor internal dan eksternal
a. Faktor Internal BMT
b. Faktor Internal Anggota
c. Faktor Eksternal
§ Situasi Ekonomi nasional & Global
§ Situasi Politik
§ Situasa alam
4. Teknik pencegahan
a. Sempurnakan sistem dan prosedur
b. Hindari Subjektivitas
c. Miliki prinsip (Kode Etik)
d. Dan lain-lain.
B. KRITIK DAN SARAN
Tiada insan yang tepat dan tak luput dari kesalahan dan kekhilafan, kami menyadari dalam makalah terdapat banyak kesalahan dan belum sempurnanya oleh lantaran itu kami mengharapkan Koreksi dan masukan yang membangun biar dalam pembuatan makalah selanjutnya kami bisa memperbaiki.
DAFTAR PUSTAKA
0 Komentar untuk "Pembiayaan Bermasalah Dan Ruang Lingkupnya"