Histats

Perbedaan Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif

Oleh : Ihsanuddin

PEMBAHASAN

A. Pengertian Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif

Metode kuantitatif dan kualitatif sering dipasangkan dengan nama metode yang tradisional dan metode baru; metode positivistic dan metode postpositivistic, metode scientific dan artistic, metode konfirmasi dan temuan. Kaprikornus metode kuantitatif sering dinamakan metode tradisional, positivistic, scientivic dan metode discovery. Selanjutnya metoda hase kualitatif sering dinamakan sebagai metode baru, postposivistic, artistic dan interpretive research.

Metode kuantitatif dinamakan metode tradisional, lantaran metode ini sudah cukup usang dipakai sehingga sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Metode ini disebut sebagai metode positivistic lantaran berlandaskan pada filsafat positivisme. Metode ini sebagai metode scientific lantaran sudah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit/ empiris, adil, terukur, rasional dan sistematis. Metode ini juga disebut metode discovery, Karena dengan metode ini sanggup ditemukan dan dikembangkan banyak sekali iptek baru.

Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode gres lantaran popularitasnya belum lama, metode ini dinamakan postpositivistik Karena berlandaskan pada filsafat post positifisme. Metode ini disebut juga sebagai metode artistic, Karena proses penelitian lebih bersifat seni(kurang terpola),dan disebut metode interpretive lantaran data hasil peneletian lebih berkenaan dengan interprestasi terhadap data yang di temukan di lapangan.metode penelitian kuantitatif sanggup di artikan sebagai metode penelitian yang di gunakan untuk mereview pada populasi atau sampel tertentu,pengumpulan data memakai instrument penelitian,analisis data bersifat kuantitatif/statistic,dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang teleh di tetapkan.

Metode penelitian kualitatif sering di sebut metode penelitian naturalistik lantaran penelitianya di lakukan pada kondisi yang alamiah(natural setting);di sebut juga metode etnographi,karena pada pertamanya metode ini lebih banyak di gunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya;disebut metode kualitatif,karena data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif.

B. Perbedaan Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

Perbedaan fundamental dari metode penelitian kualitatif dengan metode penelitian kuantitatif yaitu terletak pada seni administrasi dasar penelitiannya. Penelitian kuantitatif dipandang sebagai sesuatu yang bersifat konfirmasi dan deduktif, sedangkan penelitian kualitatif bersifat eksploratoris dan induktif[1]. Bersifat konfirmasi disebabkan lantaran metode penelitian kuantitatif ini bersifat menguji hipotesis dari suatu teori yang sudah ada. Penelitian bersifat mengkonfirmasi antara teori dengan kenyataan yang ada dengan mendasarkan pada data ilmiah baik dalam bentuk angka. Penarikan kesimpulan bersifat deduktif yaitu dari sesuatu yang bersifat umum ke sesuatu yang bersifat khusus. Hal ini berangkat dari teori-teori yang membangunnya.

Hamidi mengambarkan setidaknya terdapat 12 perbedaan pendekatan kualitatif dengan kualitatif menyerupai diberikut ini[2]:

1. Dari segi perspektifnya penelitian kuantitatif lebih memakai pendekatan etik, dalam arti bahwa peneliti mengumpulkan data dengan memutuskan terlebih lampau konsep sebagai variabel-variabel yang bekerjasama yang berasal dari teori yang sudah ada yang dipilih oleh peneliti. Kemudian variabel tersebut dicari dan diputuskan indikator-indikatornya. Hanya dari indikator yang sudah diputuskan tersebut dibentuk kuesioner, pilihan jawabanan dan skor-skornya.\

Sebaliknya penelitian kualitaif lebih memakai persepektif emik. Peneliti dalam hal ini mengumpulkan data berupa dongeng rinci dari para informan dan diungkapkan apa adanya sesuai dengan bahasa dan pandangan informan.

2. Dari segi konsep atau teori, penelitian kuantitatif bertolak dari konsep (variabel) yang terdapat dalam teori yang dipilih oleh peneliti kemudian dicari datanya, melalui kuesioner untuk pengukuran variabel-variabelnya.

Di sisi lain penelitian kualitatif berangkat dari penggalian data berupa pandangan responden dalam bentuk cerita rinci atau asli mereka, kemudian para responden bersama peneliti mediberi penafsiran sehingga membuat konsep sebagai temuan. Secara sederhana penelitian kuantitatif berangkat dari konsep, teori atau menguji (retest) teori, sedangkan kualitatif membuatkan ,menciptakan, menemukan konsep atau teori.

3. Dari segi hipotesis, penelitian kuantitatif merumuskan hipotesis semenjak pertama, yang berasal dari teori relevan yang sudah dipilih, sedang penelitian kualitatif sanggup memakai hipotesis dan sanggup tanpa hipotesis. Jika ada maka hipotesis sanggup ditemukan di tengah penggalian data, kemudian “dibuktikan” melalui pengumpulan data yang lebih mendalam lagi.

4. Dari segi metode pengumpulan data, penelitian kuantitatif mengutamakan penerapan kuisioner, sedang penelitaian kualitatif mengutamakan penerapan wawancara dan observasi.

5. Dari segi permasalahan atau tujuan penelitian, penelitian kuantitatif menanyakan atau ingin mengetahui tingkat pengaruh, keeretan korelasi atau asosiasi antar variabel, atau kadar satu variabel dengan cara pengukuran, sedangkan penelitian kualitatif menanyakan atau ingin mengetahui tentang makna (berupa konsep) yang ada di balik dongeng detail para responden dan latar sosial yang diteliti.

6. Dari segi metode memperoleh jumlah (size) responden (sample) pendekatan kuantitatif ukuran (besar, jumlah) sampelnya bersifat representatif (perwakilan) dan diperoleh dengan memakai rumus, persentase atau tabel-populasi-sampel serta sudah ditentukan sebelum pengumpulan data.

Penelitian kualitatif jumlah respondennya diketahui dikala pengumpulan data mengalami kejenuhan. Pengumpulan datanya dipertamai dari mewawancarai informan-pertama atau informan-kunci dan berhenti hingga pada responden yang kesekian sebagai sumber yang sudah tidak mempersembahkan isu gres lagi. Maksudnya berhenti hingga pada informan yang kesekian dikala informasinya sudah “tidak berkarakter lagi” melalui metode bola salju (snow-ball), alasannya yakni isu yang didiberikan sama atau tidak bervariasi lagi dengan para informan sebelumnya. Kaprikornus penelitian kualitatif jumlah responden atau informannya didasarkan pada suatu proses pencapaian kualitas informasi.

7. Dari segi alur pikir penarikan kesimpulan penelitian kuantitatif berproses secara deduktif, yakni dari penetapan variabel (konsep), kemudian pengumpulan data dan menyimpulkan. Di sisi lain, penelitian kualitatif berproses secara induktif, yakni prosesnya dipertamai dari upaya memperoleh data yang detail (riwayat hidup responden, life story, life sycle, berkenaan dengan topik atau problem penelitian), tanpa penilaian dan interpretasi, kemudian dikategori, diabstraksi serta dicari tema, konsep atau teori sebagai temuan.

8. Dari bentuk sajian data, penelitian kuantitatif berupa angka atau tabel, sedang penelitian kualitatif datanya disajikan dalam bentuk dongeng detail sesuai bahasa dan pandangan responden.

9. Dari segi definisi operasional, penelitian kuantitatif menggunakannya, sedangkan penelitian kualitatif tidak perlu menggunakan, lantaran tidak akan mengukur variabel (definisi operasional yakni petunjuk bagaimana sebuah variabel diukur). Jika penelitian kualitatif memakai definisi operasional, berarti penelitian sudah memakai perspektif etik bukan emik lagi. melaluiataubersamaini memutuskan definisi operasional, berarti peneliti sudah memutuskan jenis dan jumlah indikator, yang berarti sudah membatasi subjek penelitian mengemukakan pendapat, pengalaman atau pandangan mereka.

10. (Dari segi) analisis data penelitian kuantitatif dilakukan di simpulan pengumpulan data dengan memakai perhitungan statistik, sedang penelitian kualitatif analisis datanya dilakukan semenjak pertama turun ke lokasi melaksanakan pengumpulan data, dengan cara “mengangsur atau menabung” informasi, mereduksi, mengelompokkan dan seterusnya hingga terakhir memdiberi interpretasi.

11. Dari segi instrumen, penelitian kualitatif mempunyai instrumen berupa peneliti itu sendiri. Karena peneliti sebagai insan sanggup menyesuaikan diri dengan para responden dan acara mereka. Yang demikian sangat diharapkan biar responden sebagai sumber data menjadi lebih terbuka dalam mempersembahkan informasi. Di sisi lain, pendekatan kuantitatif instrumennya yakni angket atau kuesioner.

12. Dari segi kesimpulan, penelitian kualitatif interpretasi data oleh peneliti melalui pengecekan dan janji dengan subjek penelitian, alasannya yakni merekalah yang yang lebih sempurna untuk mempersembahkan klarifikasi terhadap data atau isu yang sudah diungkapkan. Peneliti mempersembahkan klarifikasi terhadap interpretasi yang dibuat, mengapa konsep tertentu dipilih. Bisa saja konsep tersebut ialah istilah atau kata yang sering dipakai oleh para responden. Di sisi lain, penelitian kuantitatif “sepenuhnya” dilakukan oleh peneliti, menurut hasil perhitungan atau analisis statistik.

DAFTAR PUSTAKA

Irwan Abdullah. 2008. Materi Kuliah Metode Penelitian Administrasi. Yogyakarta: Magister Administrasi Publik UGM

Hamidi. 2004. Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Mudah Pembuatan Proposal dan Laporan Penelitian. Malang: UMM Press. Hal 14-16

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tag : lainnya
0 Komentar untuk "Perbedaan Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif"

Back To Top