By: Evi, Tia, Lidia, Dhifa, & Jack
A. Beografi Jerome Bruner
Jerome Bruner dilahirkan di Amerika serikat, yang mengakibatkan dasar idenya ialah pendapat Piaget yang menyatakan bahwa anak harus berperan secara aktif dalam berguru dikelas. Maka dari itu Bruner menggunakan cara dengan apa yang disebut Discovery Learning yaitu dimana anakdidik mengorganisasi materi yang dipelajari dengan satu bentuk akhir. Prosedur ini tidak sama dengan Receptiaon Learning atau Expository teaching dimana guru pertanda tiruana informasi dan anakdidik harus mempelajari tiruana materi dan informasi tersebut.
B. Pengertian Discovery Learing
Istilah discovery Learning sering diartikan Inquiry Training atau Problem Solving dan ketiganya sering digunakan secara bergantian. Akan tetapi Jonson membedakan bahwa inti dari discovery learning yaitu perjuangan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang lebih dalam dari pada Inquiry.
Pengertian discovery learning berdasarkan Jerome Bruner ialah metode berguru yang mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan dan menarikdanunik kesimpulan dari prinsip-prinsip umum mudah pola pengalaman.
Dan yang menjadi dasar ilham J. Bruner ialah pendapat dari piaget yang menyatakan bahwa anak harus berperan secara aktif didalam berguru di kelas. Untuk itu burner menggunakan cara dengan apa yang disebutnya discovery learning, yaitu dimana anakdidik mengorganisasikan materi yang dipelajari dengan suatu bentuk akhir.
C. Jurme Bruner dengan teori Doscovery Learningnya
Dalam psikologi kognitif penerima didik ialah prosesor informasi yang aktif yang mana proses informasi tersebut ialah kebutuhan untuk menyederhanakan dan merasionalisasikan proses perolehan pengetahuan dari lingkungan alasannya ialah keterbatasan tugas guru dalam aktivitas berguru mengajar, disamping itu penerima didik tidak didiberikan materi secara pribadi akan tetapi mereka mengorganisasikan sendiri.
Jerume dalam membuatkan konsep kognitif muncul dari pemahaman bahwa proses berguru ialah adanya efek kebudayaan terhadap tingkah laris individu, maka perkembangan kognitif individu terjadi melalui tiga tahap yang ditentukan oleh bagaimana cara melihat lingkungan. Tahap-tahap tersebut mencakup Enactive, Iconic, dan Symbolic.
a. Tahap Enaktive yaitu indi vidu melaksanakan aktifitas-aktifitas dalam memahami lingkungan sekitar, yang mana dalam memahami lingkungan sekitar dengan pengetahuan motorik
b. Tahap Iconic yaitu individu memahami objek-objek atau dunianya melalui gambar dan visualisasi verbal. Yang mana dalam memahami dunia sekitarnya dengan peruumpamaan dan perbandingan
c. Tahap Symbolic yaitu individu sudah bisa mempunyai ilham atau gagasan abnormal yang sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam berbahasa dan logika. Dalam tahap ini individu memahami lingkungan sekitar dengan mengunakan simbol.
Menurut Jerume Bruner, perkembangan kognitif individu sanggup ditingkatkan melalui penyusunan materi pelajaran dan mempresentasikannya sesuai dengan tahap perkembangan individu tersebut. Penyusunan materi pelajaran dan penyajiannya sanggup dimulai dari materi secara secara umum kemudian secara terpola kembali mengajarkan materi yang sama secara terperinci.
Dalam teori ini terdapat beberapa tindakan antara lain:
1. Adanya suatu kenaikan didalam potensi intelektual
2. Ganjaran intrinsik lebih ditekankan daripada ekstrinsik
3. Murid yang mempelajari bagaimana menemukan berarti anakdidik itu menguasai metode ini
4. Murid lebih bahagia mengingat-ingat informasi.
D. Kelebihan dan belum sempurnanya teori discovery learning
Kelebihan teori discovery learning
Ø Dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk memecahkan problem (problem solving)
Ø Dapat meningkatkan motivasi
Ø Mendorong keterlibatan keaktifan siswa
Kekurangan teori discovery learning
Ø Guru merasa gagal mendeteksi problem dan adanya kesalah fahaman antara guru dengan siswa
Ø Penciptaan kognitif berlebihan
DAFTAR PUSTAKA
Soemanto, Wasty. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Sprijono, Agus. 2006. Cooperatif Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tag :
lainnya
0 Komentar untuk "Jerume Bruner Dan Teori Discovery Learning (Kognitif)"